Ketik sesuatu lalu tekan enter

author photo
By On
Dalam membuat resensi cerpen, kita tidak bisa melakukannya sesuka hati. Ada aturan-aturan susunan yang harus ditaati. Secara garis besar, teks resensi cerpen mempunyai isi yang meliputi identitas, sinopsis, jenis buku, kepengarangan, penilaian, dan simpulan. Secara lebih detil, berikut saya paparkan.


Teks resensi cerpen memiliki unsur-unsur/isi/bagian-bagian seperti berikut.

1. Judul Resensi


Bagian ini bisa dikatakan sebagai unsur yang sangat krusial dari suatu teks resensi. Judul sebuah resensi harus menarik untuk dibaca, sehingga teks resensi yang dibuat dapat dibaca oleh banyak orang.

Judul resensi sendiri dapat sama dengan judul buku yang diresensi, namun lebih baik jika judul resensi lebih menarik ketimbang judul buku yang diresensi. Judul resensi ini merupakan urutan pertama unsur teks resensi cerpen, namun pada pembentukannya, judul resensi dapat dibentuk/dibuat setelah teks resensi selesai di buat.

2. Identitas atau Data Publikasi


Bagian identitas merupakan bagian yang terpenting dari sebuah teks resensi. Mengapa? Karena bagian ini mengandung informasi pokok dari cerpen. Bagian identitas meliputi:

  • Judul Cerpen
  • Nama Pengarang
  • Nama Penerbit
  • Tahun Terbit
  • Jumlah Halaman
  • Harga buku, kualitas kertas, bentuk huruf, dan gambar sampul (apabila perlu)

3. Sinopsis


Selanjutnya, teks resensi berlanjut ke bagian sinopsis. Sinopsis merupakan bagian ringkasan isi cerpen. Dengan adanya bagian ini, pembaca dapat memahami bagaimana isi cerita pada cerpen tersebut, sehingga akan didapat gambaran umum akan jalan ceritanya. Dan dengan adanya bagian ini pula, pembaca akan mendapat landasan penilaian terhadap cerpen tersebut.

4. Jenis Buku


Sangat perlu untuk mengelompokkan resensi sesuai dengan jenis buku. Hal ini dikarenakan para pembaca perlu mengetahui cerpen jenis apa yang sedang diresensi. Apakah termasuk buku non fiksi atau fiksi, apakah termasuk buku agama atau politik, dsb..

5. Kepengarangan atau Latar Belakang Penulis


Meski bagian ini tidak begitu penting dalam teks resensi cerpen. Namun, bagian kepengarangan ini sejatinya dapat menambah daya tarik pembaca. Bagian kepengarangan berisikan latar belakang penulis, gaya penyampaian pengarang, hingga ke kesuksesan pengarang.

6. Penilaian


Penilaian adalah inti dari sebuah resensi, karena pada dasarnya resensi bertujuan untuk menilai suatu karya sastra. Dalam bagian penilaian, kekurangan dan kelebihan cerpen tersebut wajib diungkap. jika terdapat banyak kekurangan, maka teks tersebut termasuk kedalam cerpen tidak layak baca, dan sebaliknya. Penilaian harus dilakukan secara objektif dengan disertai alasan logis.

Penilaian dilakukan dengan melakukan penilaian pada unsur isi dan kebahasaannya, yaitu tentang apakah cerpen tersebut telah memenuhi struktur isi cerpen? dan apakah cerpen tersebut telah memenuhi kaidah kebahasaan cerpen?.

7. Simpulan


Bagian terakhir ini merupakan tempat bagi perensi untuk memberikan sugesti kepada para pembaca apakah cerpen tersebut layak atau justru tidak layak untuk dibaca, serta memberikan ajakan dan kesan kepada para pembaca untuk membaca dan memiliki cerpen tersebut.

Sumber


Disarikan dari buku Sobandi, Mengasah Kemampuan Diri, Tahun 2014, Penerbit Erlangga.

Sumber gambar : soearamoeria.com

Klik untuk mengomentari