Skip to main content

Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Pernahkah kalian terpikir bahwa dari sebutir biji buah-buahan yang kita makan akan tumbuh sebuah pohon besar, lebat, bunga, dan buah. Atau seorang bayi akan tumbuh menjadi seorang manusia yang dewasa nan cerdas. Itu adalah bukti bahwa setiap makhluk hidup pasti mengalami proses pertumbuhan.

Lalu, apa itu pertumbuhan dan perkembangan? Pertumbuhan jauh berbeda dengan perkembangan. Namun kedua proses tersebut berjalan saling berkaitan seiring dengan pertambahan usia makhluk hidup.


Pertumbuhan adalah suatu proses perubahan ukuran sel yang bersifat irreversibel alias tidak dapat kembali ke bentuk/posisi awal, serta dapat diukur secara kuantitatif. Maksud dari irreversibel disini bisa kita lihat dari bukti bahwa tinggi manusia tidak dapat kembali ke posisi awal. Alat pengukurnya sendiri sangat beragam, seperti halnya meteran, timbangan, dan lain sebagainya yang merupakan alat ukur panjang dan massa.

Sedangkan, perkembangan adalah suatu proses menuju kedewasaan yang berlalu seiring dengan pertumbuhan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan tidak dapat diukur dengan angka alias bersifat kualitatif. Contoh dari proses perkembangan adalah perkembangan kematangan organ kelamin makhluk hidup.

Proses pertumbuhan pada manusia dan hewan berbeda dengan proses pertumbuhan pada tumbuhan. Manusia dan hewan memiliki waktu tumbuh yang terbatas, pertumbuhan manusia dan hewan tidaklah berlangsung selamanya. Sedangkan pada tumbuhan sendiri, proses pertumbuhan berlangsung terus menerus dikarenakan adanya jaringan meristem yang selalu membelah.

Proses pertumbuhan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terbagi menjadi faktor eksternal dan faktor internal.

Baca : Faktor Yang Memengaruhi Proses Pertumbuhan Tumbuhan

Sumber


Proses Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi SMAN 1 Margahayu.
Irnaningtyas, Biologi SMA/MA Kelas XII, Penerbit Erlangga.

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Kerajaan Gowa, Kerajaan Gowa-Tallo, Hingga Kesultanan Makassar

Sebelum Islam datang, Kerajaan Gowa telah berdiri dengan Tomanurung sebagai raja pertama. Namun, tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan perjalanan kerajaan tersebut.

Kapan tepatnya berdiri kerajaan pun tak ada data sejarah yang mengabarkan. Menurut Prof Ahmad M Sewang dalam Islamisasi Kerajaan Gowa: Abad XVI Sampai Abad XVII, Kerajaan Gowa diperkirakan berdiri pada abad ke-14.

Sebelum kerajaan tersebut berdiri, kawasannya sudah dikenal dengan nama Makassar dan masyarakatnya disebut dengan suku Makassar. Wilayah ini pun pernah menjadi bagian kekuasaan Majapahit.

Gowa dan Tallo pra-Islam merupakan kerajaan kembar milik dua bersaudara. Berawal di pertengahan abad ke-16, pada masa pemerintahan Gowa IV Tonatangka Lopi, ia membagi wilayah Kerajaan menjadi dua bagian untuk dua putranya, Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero. Hal ini dikarenakan kedua putranya sama-sama ingin berkuasa.

Batara Gowa melanjutkan kekuasaan sang ayah yang meninggal dunia dengan memimpin Kerajaan Gowa sebagai R…

Sudut Pandang Pada Teks Cerpen

Sudut pandang atau pusat pengisahan merupakan unsur cerita yang berkaitan dengan bagaimana peran seorang pengarang (narator) dalam menyampaikan ceritanya. Sudut pandang dalam teks narasi (teks cerpen termasuk teks narasi) terdiri atas sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.


Sudut Pandang Orang Pertama Sudut pandang orang pertama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1 | Menggunakan kata ganti orang pertama. Contohnya aku, saya, atau kami.
2 | Pengarang tampil menyampaikan kisah yang dialami sendiri. Contohnya: "Selama berada di Jakarta, kami mendapat pengalaman yang sangat menyenangkan...."

Sudut pandang orang pertama dibagi menjadi dua jenis: orang pertama sebagai pelaku utama dan orang pertama sebagai pengamat

Orang Pertama sebagai Pelaku Utama
Pada jenis ini, pengarang terlibat langsung dalam menyampaikan kisahnya dan berperan langsung sebagai tokoh utama. Dengan kata lain, orang pertama mengisahkan dirinya sendiri.

Contoh teks :
Aku mulai mempersiapkan perkawinanku. B…

Gangguan, Kelainan, dan Penyakit Pada Sistem Pernapasan Manusia

Manusia bukanlah makhluk yang selalu sempurnya di setiap sisinya. Kadangkala manusia terserang gangguan, kelainan, dan penyakit pada tubuhnya akibat dari perilaku yang mereka lakukan sendiri atau bahkan karena gangguan dari makhluk lain dan lingkungannya. Ada banyak sekali gangguan, kelainan, dan penyakit yang bisa saja menyerang manusia. Berikut ini adalah gangguan, kelainan, dan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan pada manusia.


Tuberkulosis (TBC) | TBC adalah penyakit hasil infeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang penularannya terjadi melalui udara. Proses infeksinya yakni, bakteri masuk dan terkumpul di dalam paru-paru, kemudian menyebar melalui pembuluh darah, menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti paru-paru, otak, ginjal, tulang, saluran pencernaan, dan kelenjar getah bening, kemudian pada paru-paru terbentuk tuberkel (koloni bakteri yang dorman/istirahat), selanjutnya jika kekebalan tubuh kurang baik, tuberkel akan bertambah banyak dan membentuk ruangan …