Skip to main content

Surat Dispensasi KBM Sekolah Kop Pramuka

Ada kalanya ketika kita melaksanakan kegiatan kepramukaan, kita harus meninggalkan KBM di sekolah, atau bahkan harus keluar sekolah dikarenakan lokasi kegiatan yang tidak berada di dalam sekolah. Mungkin, bagi sebagian sekolah, kita tidak perlu memasang surat dispensasi di kelas sebagai pemberitahuan bagi para guru. Namun, di sekolah saya sendiri pemasangan pemberitahuan bagi para guru berupa surat dispensasi merupakan hal sakral dikarenakan masih ada saja guru yang tidak percaya tanpa adanya bukti yang otentik.


Untuk itu, kita perlu membuat surat dispensasi kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan mengajukan surat tersebut ke Tata Usaha Sekolah ataupun membuat kop dari pramuka sendiri.

Nah, disini saya akan berbagi contoh surat dispen yang saya buat dengan menggunakan kop pramuka ketika saya hendak melakukan dispensasi kegiatan belajar. Sahabat bisa mengunduhnya di tautan berikut | Klik Disini

Atau sahabat bisa juga hanya melihat bagaimana sih bahasa dari surat itu, di pratinjau di bawah ini.

Sehubungan dengan Program Kerja Gerakan Pramuka Ambalan Abdurachman Saleh – Srikandi SMA Negeri 1 Margahayu Tahun 2016 perihal Kegiatan Pelantikan Bantara, maka seluruh anggota Gerakan Pramuka SMAN 1 Margahayu akan diikutsertakan dalam kegiatan “Pelantikan Bantara Tahun 2016”, yang akan dilaksanakan pada :

hari, tanggal : Rabu s.d. Jum’at, 4 s.d. 6 Mei 2016
waktu : Rabu Pukul 13.00 WIB s.d. Jum’at Pukul 13.00 WIB
tempat : Bumi Perkemahan Gunung Puntang.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, besar harapan kami agar bapak/ibu guru pengajar berkenan memberikan Dispensasi Kegiatan Belajar terhadap Panitia Pelantikan Bantara Tahun 2016 (sebagaimana terlampir) pada :

hari, tanggal : Rabu 4 Mei 2016
waktu : Pukul 07.00 WIB s.d. 15.15 WIB,

dengan tujuan agar setiap panitia dan peserta dapat melakukan persiapan terhadap kegiatan tersebut.

Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Nah bagaimana? Keren bukan? Semoga bisa bermanfaat ya.

Sumber gambar : informasipendidikan.com

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Kerajaan Gowa, Kerajaan Gowa-Tallo, Hingga Kesultanan Makassar

Sebelum Islam datang, Kerajaan Gowa telah berdiri dengan Tomanurung sebagai raja pertama. Namun, tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan perjalanan kerajaan tersebut.

Kapan tepatnya berdiri kerajaan pun tak ada data sejarah yang mengabarkan. Menurut Prof Ahmad M Sewang dalam Islamisasi Kerajaan Gowa: Abad XVI Sampai Abad XVII, Kerajaan Gowa diperkirakan berdiri pada abad ke-14.

Sebelum kerajaan tersebut berdiri, kawasannya sudah dikenal dengan nama Makassar dan masyarakatnya disebut dengan suku Makassar. Wilayah ini pun pernah menjadi bagian kekuasaan Majapahit.

Gowa dan Tallo pra-Islam merupakan kerajaan kembar milik dua bersaudara. Berawal di pertengahan abad ke-16, pada masa pemerintahan Gowa IV Tonatangka Lopi, ia membagi wilayah Kerajaan menjadi dua bagian untuk dua putranya, Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero. Hal ini dikarenakan kedua putranya sama-sama ingin berkuasa.

Batara Gowa melanjutkan kekuasaan sang ayah yang meninggal dunia dengan memimpin Kerajaan Gowa sebagai R…

4 Partai Pemenang Pemilu Pertama Indonesia 1955

Pemilu pertama Indonesia pada tahun 1955 memunculkan 4 partai besar pemenang. Empat partai tersebut adalah Partai Nasionalis Indonesia (PNI), Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), Nahdatul Ulama, dan Partai Komunis Indonesia (PKI).


Adapun perolehan kursi hasil pemilihan umum pertama 1955 adalah sebagai berikut.

PEMILU UNTUK ANGGOTA DPR (29 SEPTEMBER 1955)

Partai Nasionalis Indonesia (PNI) : 57 kursi
Partai Masyumi : 57 kursi
Partai Nahdatul Ulama : 45 kursi
Partai Komunis Indonesia (PKI) : 39 kursi

PEMILU UNTUK KONSTITUANTE (15 DESEMBER 1955)

Partai Nasionalis Indonesia (PNI) : 119 kursi
Partai Masyumi : 112 kursi
Partai Nahdatul Ulama : 91 kursi
Partai Komunis Indonesia (PKI) : 80 kursi

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : saga-sigi.blogspot.com

Program Ekonomi Gerakan Asaat

Apa yang dimaksud dengan Gerakan Asaat?

Gerakan Asaat adalah sebuah program ekonomi pemerintah Indonesia tahun 1950an yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pengusaha pribumi. Gerakan Asaat memberikan perlindungan khusus bagi warga negara Indonesia Asli dalam segala aktivitas usaha di bidang perekonomian dari persaingan dengan pengusaha asing pad aumumnya dan warga keturuan Cina pada khususnya.


Dukungan dari pemerintah terhadap gerakan ini terlihat dari pernyataan yang dikeluarkan pemerintah pada Oktober 1956 bahwa pemerintah akan memberikan lisensi khusus pada pengusaha pribumi. Ternyata kebijakan pemerintah ini memunculkan reaksi negatif yaitu muncul golongan yang membenci kalangan Cina. Bahkan reaksi ini sampai menimbulkan permusuhan dan pengrusakan terhadap toko-toko dan harta benda milik masyarakat Cina serta munculnya perkelahian antara masyarakat Cina dan masyarakat pribumi.

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : www.kaskus.co.id