Skip to main content

Perbedaan Kolonialisme dengan Imperialisme

Kita sering mendengar istilah kolonialisme dan imperialisme ketika kita belajar mata pelajaran sejarah, atau bahkan ketika kita tengah mengheningkan cipta dan membayangkan perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Ya, tentu dua istilah itu sangat erat kaitannya dengan penjajahan oleh suatu bangsa kepada bangsa lainnya. Dimana mereka melakukan kolonialisasi ataupun imperialisasi. Kolonialisme sendiri datang dari kata dasar koloni yang bisa kita artikan sebagai kumpulan. Sedangkan imperialisme sendiri datang dari kata dasar imperium yang bisa kita maknai sebagai bentuk dari adanya kesatuan.

Sudah jelas dari bahasanya sendiri kita bisa membedakan antara kolonialisme dengan imperialisme. Namun, tidak banyak yang bisa menafsirkan perbedaan kedua kata dasar itu sebagai pembeda anatara kolonialisme dengan imperialisme. Untuk itulah disini saya akan menjelaskan perbedaaan yang sangat mendasar yakni perbedaan yang sangat jelas antara kolonialisme dengan imperialisme. Mari kita bahas.


Apakah sahabat sering mendengar bahwa belanda dahulu telah melakukan kolonialisasi terhadap indonesia? Apakah sahabat sering pula mendengar bahwa jepang dahulu telah melakukan imperialisasi terhadap indonesia? Saya yakin pasti sahabat menjawab ya. Namun sekali lagi, pasti sahabat bingung menafsirkan perbedaan kedua istilah itu, ketika belanda dan jepang pada dasarnya telah melakukan hal yang sama kepada indonesia yaitu penjajahan.

Jelas sekali perbedaannya, kita bisa melihat hal itu dari perbedaan bagaimana mereka bisa melakukan penjajahan terhadap indonesia. Saat itu belanda bisa memulai penjajahan mereka di indonesia bukan karena mereka melakukan siasat perang terhadap indonesia dan bukan pula mereka melakukan jihad penyebaran agama terhadap indonesia, mereka pada dasarnya bisa menguasai indonesia hanya karena penguasaan perdagangan oleh para pedagang mereka. Hingga terbentuklah VOC yang mulai menguasai setiap aspek kehidupan negeri ini. Dan akhirnya terjadilah peralihan kekuasaan dari VOC kepada negara belanda untuk menguasai wilayah indonesia.

Hal itu berbeda dengan cara jepang melakukan penguasaan terhadap indonesia. Mereka sangat berbeda dengan belanda yang memulai penguasaan dengan cara berdagang, mereka memulai dari semangat menjadi negara imperialis dengan diketuai oleh kepala negaranya. Semua sudah tahu bahwa jepang melakukan penguasaan indonesia atas nama negara jepang, tidak ada lagi alasan penguasaan selain alasan itu.

Nah bagaimana? Apa ada yang sudah bisa menyimpulkan apa bedanya kolonialisme dengan imperialisme?

Pada intinya, perbedaan antara kolonialisme dengan imperialisme adalah dari cara dan proses penguasaan yang terjadi. Pada kolonialisme, proses penguasaan tidak langsung dilakukan oleh negara, namun dilakukan oleh para penduduknya sehingga membentuk sebuah koloni yang selanjutnya dapat diambil alih oleh negara. Sedangkan pada imperialisme, proses penguasaan langsung dilakukan oleh negara, sebab negara hendak membentuk sebuah imperium, metode untuk melakukan penguasaan itu dapat dilakukan dengan beberapa cara, namun yang paling populer adalah dengan melakukan penyerangan yang bersifat militeristik.

Sumber

Proses pembelajaran Mata Pelajaran Sejarah Indonesia SMA Negeri 1 Margahayu.

Sumber gambar : seputaraceh.com

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sejarah Kerajaan Gowa, Kerajaan Gowa-Tallo, Hingga Kesultanan Makassar

Sebelum Islam datang, Kerajaan Gowa telah berdiri dengan Tomanurung sebagai raja pertama. Namun, tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan perjalanan kerajaan tersebut.

Kapan tepatnya berdiri kerajaan pun tak ada data sejarah yang mengabarkan. Menurut Prof Ahmad M Sewang dalam Islamisasi Kerajaan Gowa: Abad XVI Sampai Abad XVII, Kerajaan Gowa diperkirakan berdiri pada abad ke-14.

Sebelum kerajaan tersebut berdiri, kawasannya sudah dikenal dengan nama Makassar dan masyarakatnya disebut dengan suku Makassar. Wilayah ini pun pernah menjadi bagian kekuasaan Majapahit.

Gowa dan Tallo pra-Islam merupakan kerajaan kembar milik dua bersaudara. Berawal di pertengahan abad ke-16, pada masa pemerintahan Gowa IV Tonatangka Lopi, ia membagi wilayah Kerajaan menjadi dua bagian untuk dua putranya, Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero. Hal ini dikarenakan kedua putranya sama-sama ingin berkuasa.

Batara Gowa melanjutkan kekuasaan sang ayah yang meninggal dunia dengan memimpin Kerajaan Gowa sebagai R…

Sudut Pandang Pada Teks Cerpen

Sudut pandang atau pusat pengisahan merupakan unsur cerita yang berkaitan dengan bagaimana peran seorang pengarang (narator) dalam menyampaikan ceritanya. Sudut pandang dalam teks narasi (teks cerpen termasuk teks narasi) terdiri atas sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.


Sudut Pandang Orang Pertama Sudut pandang orang pertama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1 | Menggunakan kata ganti orang pertama. Contohnya aku, saya, atau kami.
2 | Pengarang tampil menyampaikan kisah yang dialami sendiri. Contohnya: "Selama berada di Jakarta, kami mendapat pengalaman yang sangat menyenangkan...."

Sudut pandang orang pertama dibagi menjadi dua jenis: orang pertama sebagai pelaku utama dan orang pertama sebagai pengamat

Orang Pertama sebagai Pelaku Utama
Pada jenis ini, pengarang terlibat langsung dalam menyampaikan kisahnya dan berperan langsung sebagai tokoh utama. Dengan kata lain, orang pertama mengisahkan dirinya sendiri.

Contoh teks :
Aku mulai mempersiapkan perkawinanku. B…

Gangguan, Kelainan, dan Penyakit Pada Sistem Pernapasan Manusia

Manusia bukanlah makhluk yang selalu sempurnya di setiap sisinya. Kadangkala manusia terserang gangguan, kelainan, dan penyakit pada tubuhnya akibat dari perilaku yang mereka lakukan sendiri atau bahkan karena gangguan dari makhluk lain dan lingkungannya. Ada banyak sekali gangguan, kelainan, dan penyakit yang bisa saja menyerang manusia. Berikut ini adalah gangguan, kelainan, dan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan pada manusia.


Tuberkulosis (TBC) | TBC adalah penyakit hasil infeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang penularannya terjadi melalui udara. Proses infeksinya yakni, bakteri masuk dan terkumpul di dalam paru-paru, kemudian menyebar melalui pembuluh darah, menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti paru-paru, otak, ginjal, tulang, saluran pencernaan, dan kelenjar getah bening, kemudian pada paru-paru terbentuk tuberkel (koloni bakteri yang dorman/istirahat), selanjutnya jika kekebalan tubuh kurang baik, tuberkel akan bertambah banyak dan membentuk ruangan …