Skip to main content

Contoh Jadwal Kegiatan Pelantikan Penegak Bantara Pramuka

Kegiatan pelantikan sepertinya sudah menjadi program wajib bagi setiap gugus pramuka. Hal demikian dikarenakan kegiatan pelantikan telah diatur dalam aturan kepramukaan. Maka dari itu, setiap anggota pramuka diharapkan selalu bisa memperbarui dan mengembangkan keilmuannya dengan mengikuti kegiatan pelantikan.


Penyusunan kegiatan pelantikan sendiri sebenarnya sangat mudah untuk disusun. Tinggal menyesuaikan dengan maksud dan tujuan kegiatan pelantikan itu sendiri. Namun, bisa saja ada gugus pramuka yang kebingungan acara apa yang sepertinya pantas untuk dihadirkan dalam kegiatan pelantikan. Maka dari itu, disini saya akan berbagi jadwal pelantikan penegak bantara pramuka yang semoga saja bisa menjadi bahan inspirasi dalam penyusunan kegiatan pelantikan sahabat.

HARI PERTAMA
Waktu
Nama Kegiatan
Pengisi Kegiatan
07.00 s.d. 15.30
Pembersihan lokasi kemah dan pemasangan tenda panitia
Panitia sejumlah 4 orang
12.30 s.d. 13.30
Persiapan kegiatan dan pengecekan barangn bawaan peserta (Lokasi : Kampus SMAN 1 Margahayu)
Panitia
13.30 s.d. 15.30
Pemberangkatan peserta menuju lokasi kemah.
Panitia
15.30 s.d. 15.45
Shalat Ashar bersama.
Panitia dan Pembina
15.45 s.d 16.45
Pendirian Tenda.
Panitia
16.45 s.d. 17.15
Apel Pembukaan.
Panitia dan Pembina
17.15 s.d. 17.45
Makan sore bersama.
Panitia dan Pembina
17.45 s.d. 19.30
Shalat maghrib, tadarus al-qur’an, dan shalat isya.
Panitia
19.30 s.d. 20.00
Pembuatan yel-yel kelompok.
Panitia
20.00 s.d. 20.30
Pengumpulan tugas yel-yel kelompok.
Panitia
20.30 s.d 21.00
Makan bersama (Bakar-bakaran).
Panitia dan Pembina
21.00 s.d. 21.30
Pengarahan Panitia dan Kegiatan Malam Dari Panitia.
Panitia
21.30 s.d. 22.30
Pengarahan Pembina dan Kakak Alumni.
Pembina dan Kakak Alumni
22.30 s.d. 02.30
Tidur malam.
Panitia

HARI KEDUA
Waktu
Nama Kegiatan
Pengisi Kegiatan
02.30 s.d. 03.00
Pembangunan Peserta dan Persiapan Kegiatan.
Panitia
03.00 s.d 05.00
Ibadah Bersama.
Panitia dan Pembina
05.00 s.d 06.30
Yel-yel bersama, Senam pagi, dan Olahraga pagi.
Panitia
06.30 s.d. 08.00
Memasak makanan dan makan bersama.
Panitia
08.00 s.d. 11.45
Hiking Rally dan Pos to Pos.
Panitia dan Alumni
11.45 s.d. 12.30
Istirahat dan shalat dzuhur.
Panitia
12.30 s.d.13.30
Memasak makanan dan makan bersama.
Panitia dan Pembina
13.30 s.d. 15.00
Bakti pada masyarakat : membersihkan wilayah Gunung Puntang.
Panitia
15.00 s.d. 15.30
Shalat ashar.
Panitia dan Pembina
15.30 s.d. 17.00
Games.
Panitia, Pembina dan Kakak Alumni
17.00 s.d. 18.00
Memasak makanan.
Panitia
18.000 s.d. 19.30
Shalat maghrib, tadarus al-qur’an, dan shalat isya.
Panitia
19.30 s.d. 20.00
Makan bersama.
Panitia
20.00 s.d. 21.00
Apel Unggun
Panitia, Pembina dan Kakak Alumni
21.00 s.d. 21.45
Penampilan Kreasi Seni
Panitia
21.45 s.d 23.00
Sharing Alumni
Kakak Alumni
23.00 s.d. 01.30
Tidur malam


HARI KETIGA
Waktu
Nama Kegiatan
Pengisi Kegiatan
01.30 s.d. 01.45
Pembangunan peserta dan shalat malam bersama.
Panitia
01.45 s.d. 02.45
Pembinaan mental.
Panitia
02.45 s.d. 03.30
Pembinaan spiritual dan motivasi.
Panitia dan Pembina
03.30 s.d. 04.00
Renungan malam.
Pembina
04.00 s.d 05.15
Ibadah dan mandi pagi.
Panitia
05.15 s.d. 07.00
Pelatihan fisik dan sarapan pagi.
Panitia
07.00 s.d 08.00
Mengemas barang-barang.
Panitia
08.00 s.d. 09.00
Apel penutupan dan pelantikan bantara.
Panitia dan Pembina
09.00 s.d. 11.00
Silaturahmi.
Panitia, Pembina, dan Kakak Alumni
11.00 sd. 11.20
Makan bersama dan pembongkaran tenda.
Panitia
11.20 s.d 12.30
Shalat jum’at bersama.
Panitia
12.30 s.d. 13.00
Pemberangkatan pulang
Panitia

Nah itu dia jadwal kegiatan pelantikan penegak bantara pramuka yang pernah saya lakukan. Dan kebetulan saat itu saya menjadi ketuplaknya. Semoga bisa bermanfaat.

Sumber gambar : sewaalatcampinghiking.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Kerajaan Gowa, Kerajaan Gowa-Tallo, Hingga Kesultanan Makassar

Sebelum Islam datang, Kerajaan Gowa telah berdiri dengan Tomanurung sebagai raja pertama. Namun, tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan perjalanan kerajaan tersebut.

Kapan tepatnya berdiri kerajaan pun tak ada data sejarah yang mengabarkan. Menurut Prof Ahmad M Sewang dalam Islamisasi Kerajaan Gowa: Abad XVI Sampai Abad XVII, Kerajaan Gowa diperkirakan berdiri pada abad ke-14.

Sebelum kerajaan tersebut berdiri, kawasannya sudah dikenal dengan nama Makassar dan masyarakatnya disebut dengan suku Makassar. Wilayah ini pun pernah menjadi bagian kekuasaan Majapahit.

Gowa dan Tallo pra-Islam merupakan kerajaan kembar milik dua bersaudara. Berawal di pertengahan abad ke-16, pada masa pemerintahan Gowa IV Tonatangka Lopi, ia membagi wilayah Kerajaan menjadi dua bagian untuk dua putranya, Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero. Hal ini dikarenakan kedua putranya sama-sama ingin berkuasa.

Batara Gowa melanjutkan kekuasaan sang ayah yang meninggal dunia dengan memimpin Kerajaan Gowa sebagai R…

4 Partai Pemenang Pemilu Pertama Indonesia 1955

Pemilu pertama Indonesia pada tahun 1955 memunculkan 4 partai besar pemenang. Empat partai tersebut adalah Partai Nasionalis Indonesia (PNI), Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), Nahdatul Ulama, dan Partai Komunis Indonesia (PKI).


Adapun perolehan kursi hasil pemilihan umum pertama 1955 adalah sebagai berikut.

PEMILU UNTUK ANGGOTA DPR (29 SEPTEMBER 1955)

Partai Nasionalis Indonesia (PNI) : 57 kursi
Partai Masyumi : 57 kursi
Partai Nahdatul Ulama : 45 kursi
Partai Komunis Indonesia (PKI) : 39 kursi

PEMILU UNTUK KONSTITUANTE (15 DESEMBER 1955)

Partai Nasionalis Indonesia (PNI) : 119 kursi
Partai Masyumi : 112 kursi
Partai Nahdatul Ulama : 91 kursi
Partai Komunis Indonesia (PKI) : 80 kursi

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : saga-sigi.blogspot.com

Program Ekonomi Gerakan Asaat

Apa yang dimaksud dengan Gerakan Asaat?

Gerakan Asaat adalah sebuah program ekonomi pemerintah Indonesia tahun 1950an yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pengusaha pribumi. Gerakan Asaat memberikan perlindungan khusus bagi warga negara Indonesia Asli dalam segala aktivitas usaha di bidang perekonomian dari persaingan dengan pengusaha asing pad aumumnya dan warga keturuan Cina pada khususnya.


Dukungan dari pemerintah terhadap gerakan ini terlihat dari pernyataan yang dikeluarkan pemerintah pada Oktober 1956 bahwa pemerintah akan memberikan lisensi khusus pada pengusaha pribumi. Ternyata kebijakan pemerintah ini memunculkan reaksi negatif yaitu muncul golongan yang membenci kalangan Cina. Bahkan reaksi ini sampai menimbulkan permusuhan dan pengrusakan terhadap toko-toko dan harta benda milik masyarakat Cina serta munculnya perkelahian antara masyarakat Cina dan masyarakat pribumi.

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : www.kaskus.co.id