Skip to main content

Beli Buku Boyman Ragam Latih Pramuka Terbaru

Buku pramuka Boyman Ragam Latih Pramuka ini adalah buku "wajib" untuk para pramuka.

Boyman merupakan nama panggilan untuk Baden Powell (Bapak Pramuka Dunia) yang berarti laki-laki dewasa yang memiliki jiwa muda. Buku Boyman didesain secara menarik, dilengkapi dengan gambar-gambar / ilustrasi yang berguna untuk kegiatan kepramukaan khususnya dan kegiatan di alam terbuka pada umumnya.


Buku Boyman ini mengajak kita untuk berpetualang di alam terbuka dengan keterampilan-keterampilan yang menantang. Keterbatasan buku-buku kepramukaan yang ada selama ini membuat buku Boyman pantas dimiliki. Petualangan besar telah menanti begitu Anda mulai membacanya.

Berikut ini beberapa hal yang akan Anda pelajari:
- Prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan.
- Berkemah, teori dan teknik hidup di alam bebas.
- Huruf Morse, cara mengirim dan menerima pesan Morse.
- Kompas (Penunjuk Arah Mata Angin).
- Membaca peta.
- Tanda jejak dan mencari jejak.
- Simpul (tali temali).
- Binatang sebagai bahan survival dan mengenal binatang beracun.
- Dilengkapi dengan Undang-undang No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.
- dan masih banyak lagi!

Data-data Buku Boyman Ragam Latih Pramuka:
- ISBN: 979-25-9420-5
- Penulis: Andri Bob Sunardi
- Jumlah halaman: 434 halaman

Beberapa testimoni dari tokoh-tokoh Pramuka Indonesia:


Kak Dede Yusuf Macan Effendy:
Setelah saya baca buku ini, banyak inspirasi dan bekal ilmu bagi anggota Pramuka dan penggiat alam bebas dalam beraktifitas. “Boyman” punya nilai lebih, dari isinya penuh makna, gambar-gambar dan sajiannya materinya tidak membosankan untuk dibaca berulang-ulang. Pantas kiranya setiap anggota Pramuka atau komunitas alam bebas untuk memilikinya. Selamat membaca.

Drs. Suyahman, Msi., M.H. (Andalan Nasional Bidang Pendidikan dan Latihan):
Untuk menjadi anggota Pramuka yang baik, harus memiliki skill dan dasar-dasar kepramukaan yang benar. Melalui buku ini saya yakin baik anak didik maupun pembina akan mendapatkan tambahan ilmu dan pengalaman.

Drs. H. M. Hatta Zainal, M. SI (Ketua Kwartir Daerah Kalimantan Timur):
Buku Boyman Ragam Latih Pramuka terbukti banyak membantu kepada banyak anggota Pramuka, baik dari Pelatih, pembina, Andalan dan peserta didik dalam berbagai kegiatannya. Karena terbitan seperti ini sangat jarang, maka buku ini cukup menjawab terhadap kebutuhan referensi anggota Gerakan pramuka, dan sebaiknya menjadi pegangan para Pelatih Pembina Pramuka, Pembina Pramuka, para andalan dan peserta didik.

Muh. Rosyid Wella, Spd., MT. (Pelatih Pembina Pramuka Kwarceb Luwu Timur, Kwarda Sulawesi Selatan):
Saya senang ada seorang pembina seperti Kak Andri Bob yang mau menuliskan ilmunya melalui buku ini, dan isinya sangat bagus sekali untuk dipelajari oleh pembina dan peserta didik di tanah air. “

Drs. H. M. Idjudin, Sp. M.MPd. (Ketua Kwarcab Kab. Bandung, Kwarda Jawa Barat):
Kak Andri Bob adalah seorang pembina yang sederhana dan saya kagumi, karena dedikasi dan komitmennya terhadap kepramukaan nasional. Diakui atau tidak, Buku Pramuka Boyman Ragam Latih Pramuka adalah salah satu karya besar di bidang kepramukaan, yang pantas diapresiasi dan dihargai.

Aji Rachmat Purwanti, ST. (Ketua Sidux lembaga Studi ular Indonesia):
Buku yang bagus untuk menambah wawasan tentang basic serta skill dalam kegiatan kepramukaan, saya percaya buku ini dapat meninkatkan kegiatan kepramukaan lebih maju di masa mendatang.

Mayor (Inf) Hery Heryadi (Kodam II Sriwijaya):
Buku yang sangat baik untuk kegiatan kepramukaan, yang ditulis oleh Putra Bangsa ini.

Harmidi, SE. (Sekretaris Kwarcab Natuna, Kwarda Kepulauan Riau):
Buku tentang kegiatan kepramukaan yang sangat bagus, dan selayaknya kita ikut bangga dengan terbitnya buku Boyman ini. Selamat ya Kak Andri.

Supriyadi (Dirut Wahaw Jakarta):
Buku ini berisikan materi-materi kegiatan kepramukaan yang lengkap dan sangat dibutuhkan oleh peserta didik dan para pembina di gugus depan. Saya berpendapat, buku ini merupakan bacaan wajib pembina pramuka.

Cara Pembelian


Sahabat bisa dengan mudah membeli buku ini secara online langsung dari situs jual beli online terbesar. Saya yakin sahabat semua sudah kenal dengan lazada.co.id kan? Nah, untuk itu langsung aja yuk dibeli Boyman Versi Terbarunya, tentunya dengan ongkir yang gratis dong, bisa klik Beli di Widget Lazada.co.id di bawah ini.

Apabila terjadi gangguan widget, sahabat bisa buka di tautan berikut | Beli Buku Boyman Ragam Latih Pramuka

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Kerajaan Gowa, Kerajaan Gowa-Tallo, Hingga Kesultanan Makassar

Sebelum Islam datang, Kerajaan Gowa telah berdiri dengan Tomanurung sebagai raja pertama. Namun, tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan perjalanan kerajaan tersebut.

Kapan tepatnya berdiri kerajaan pun tak ada data sejarah yang mengabarkan. Menurut Prof Ahmad M Sewang dalam Islamisasi Kerajaan Gowa: Abad XVI Sampai Abad XVII, Kerajaan Gowa diperkirakan berdiri pada abad ke-14.

Sebelum kerajaan tersebut berdiri, kawasannya sudah dikenal dengan nama Makassar dan masyarakatnya disebut dengan suku Makassar. Wilayah ini pun pernah menjadi bagian kekuasaan Majapahit.

Gowa dan Tallo pra-Islam merupakan kerajaan kembar milik dua bersaudara. Berawal di pertengahan abad ke-16, pada masa pemerintahan Gowa IV Tonatangka Lopi, ia membagi wilayah Kerajaan menjadi dua bagian untuk dua putranya, Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero. Hal ini dikarenakan kedua putranya sama-sama ingin berkuasa.

Batara Gowa melanjutkan kekuasaan sang ayah yang meninggal dunia dengan memimpin Kerajaan Gowa sebagai R…

4 Partai Pemenang Pemilu Pertama Indonesia 1955

Pemilu pertama Indonesia pada tahun 1955 memunculkan 4 partai besar pemenang. Empat partai tersebut adalah Partai Nasionalis Indonesia (PNI), Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), Nahdatul Ulama, dan Partai Komunis Indonesia (PKI).


Adapun perolehan kursi hasil pemilihan umum pertama 1955 adalah sebagai berikut.

PEMILU UNTUK ANGGOTA DPR (29 SEPTEMBER 1955)

Partai Nasionalis Indonesia (PNI) : 57 kursi
Partai Masyumi : 57 kursi
Partai Nahdatul Ulama : 45 kursi
Partai Komunis Indonesia (PKI) : 39 kursi

PEMILU UNTUK KONSTITUANTE (15 DESEMBER 1955)

Partai Nasionalis Indonesia (PNI) : 119 kursi
Partai Masyumi : 112 kursi
Partai Nahdatul Ulama : 91 kursi
Partai Komunis Indonesia (PKI) : 80 kursi

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : saga-sigi.blogspot.com

Program Ekonomi Gerakan Asaat

Apa yang dimaksud dengan Gerakan Asaat?

Gerakan Asaat adalah sebuah program ekonomi pemerintah Indonesia tahun 1950an yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pengusaha pribumi. Gerakan Asaat memberikan perlindungan khusus bagi warga negara Indonesia Asli dalam segala aktivitas usaha di bidang perekonomian dari persaingan dengan pengusaha asing pad aumumnya dan warga keturuan Cina pada khususnya.


Dukungan dari pemerintah terhadap gerakan ini terlihat dari pernyataan yang dikeluarkan pemerintah pada Oktober 1956 bahwa pemerintah akan memberikan lisensi khusus pada pengusaha pribumi. Ternyata kebijakan pemerintah ini memunculkan reaksi negatif yaitu muncul golongan yang membenci kalangan Cina. Bahkan reaksi ini sampai menimbulkan permusuhan dan pengrusakan terhadap toko-toko dan harta benda milik masyarakat Cina serta munculnya perkelahian antara masyarakat Cina dan masyarakat pribumi.

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : www.kaskus.co.id