Skip to main content

Langkah Membuat Teks Cerpen

Cerita Pendek atau yang biasa kita sebut dengan cerpen, adalah karangan prosa yang pendek. Mengapa dikatakan pendek? Hal itu dikarenakan cerpen hanya memiliki satu masalah pada jalan ceritanya. Satu masalah pada jalan cerita cerpen dimaksudkan sebagai satu bagian kehidupan tokoh, alias tidak mengalami perubahan nasib, serta hanya menampilkan perwatakan tokoh secara sekilas.

Langkah membuat teks cerpen sama dengan langkah-langkah menulis cerita lainnya, yaitu menentukan tema, mengumpulkan bahan, menyusun kerangka, dan memberi judul.


Menentukan Tema

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam pembuatan cerpen adalah menentukan tema. Tema adalah pokok cerita yang dijadikan dasar oleh pengarang untuk bisa dikembangkan menjadi sebuah cerita yang utuh. Cerpen menggunakan tema cerita yang berkaitan dengan kehidupan tokoh yang terbatas. Artinya, cerpen hanya mengisahkan satu fase kehidupan tokoh, misalnya fase kehidupan remaja atau fase kehidupan dewasa. Tema sendiri dapat tergambarkan oleh apa yang difikirkan tokoh, dibicarakan tokoh, atau dipertentangkan tokoh.

Tentukanlah tema cerpen seperti apa yang akan dibuat, apakah itu tentang kejujuran, percintaan, kisah remaja, kasih sayang, pendidikan, atau tema lainnya. Tema yang dibuat adalah tema yang sahabat kuasai, sehingga dalam pembuatannya nanti tidak akan begitu sulit. Namun pada dasarnya, apa pun tema yang akan sahabat pilih, cerpen harus dibuat semenarik mungkin.

Mengumpulkan Bahan

Zaman modern seperti ini, sahabat sudah bisa banyak mengeksporasi dunia dengan sangat mudah. Sahabat bisa mencari dan mengumpulkan bahan dari dunia Internet, membaca cerpen-cerpen dan memahaminya, atau bahkan dari pengalaman hidup pribadi.

Dalam menjalani kehidupan, sahabat sering mengalami peristiwa yang menyedihkan, mengharukan, menyenangkan, bahkan menjengkelkan. Semua pengalaman tersebut ada baiknya sahabat pakai sebagai bahan penulisan teks cerpen. Penyusunan yang baik akan menghasilkan cerpen yang sangat mengagumkan.

Menyusun Kerangka

Menyusun kerangnya berarti menyusun topik-topik utama cerita sesuai dengan struktur dan kaidah teks cerpen. Topik-topik tersebut haruslah disusun secara logis dan sistematis.

Baca : Struktur dan Kaidah Teks Cerpen

Dan dikarenakan penyusunan cerpen pada umumnya menggunakan alur maju, maka kerangka cerpen disusun berdasarkan pola alur cerpen.

Baca : Pembagian Alur Cerpen

Mengembangkan Kerangka

Setelah kerangka atau subtopik terlah tersusun sesuai dengan struktur dan kaidah teks cerpen, langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam pembuatan teks cerpen adalah mengembangkan kerangka tersebut menjadi cerpen yang utuh.

Kembangkanlah topik dan subtopik yang telah disusun sebelumnya menjadi beberapa kalimat yang padu atau koheren.

Memberi Judul

Hal yang paling krusial dari pembuatan cerpen adalah pemberian judul cerpen. Judul cerpen yang dibuat haruslah menggambarkan keseluruhan isi cerpen yang telah dibuat. Judul cerpen dapat diambil dari nama tokoh, konflik cerita, perbuatan tokoh, latar tempat cerita, atau hal-hal lain yang pada intinya berkaitan dengan cerita.

Sumber

Disarikan dari buku Sobandi, Mengasah Kemampuan Diri, Tahun 2014, Penerbit Erlangga.

Sumber gambar : www.psikologikita.com

Hak cipta karya sepenuhnya ada pada penulis dan penerbit bersangkutan. Disini hanya sebatas mendokumentasikan dan mendiskusikan dengan harapan dapat menjadi input berharga bagi pihak-pihak terkait.

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Kerajaan Gowa, Kerajaan Gowa-Tallo, Hingga Kesultanan Makassar

Sebelum Islam datang, Kerajaan Gowa telah berdiri dengan Tomanurung sebagai raja pertama. Namun, tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan perjalanan kerajaan tersebut.

Kapan tepatnya berdiri kerajaan pun tak ada data sejarah yang mengabarkan. Menurut Prof Ahmad M Sewang dalam Islamisasi Kerajaan Gowa: Abad XVI Sampai Abad XVII, Kerajaan Gowa diperkirakan berdiri pada abad ke-14.

Sebelum kerajaan tersebut berdiri, kawasannya sudah dikenal dengan nama Makassar dan masyarakatnya disebut dengan suku Makassar. Wilayah ini pun pernah menjadi bagian kekuasaan Majapahit.

Gowa dan Tallo pra-Islam merupakan kerajaan kembar milik dua bersaudara. Berawal di pertengahan abad ke-16, pada masa pemerintahan Gowa IV Tonatangka Lopi, ia membagi wilayah Kerajaan menjadi dua bagian untuk dua putranya, Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero. Hal ini dikarenakan kedua putranya sama-sama ingin berkuasa.

Batara Gowa melanjutkan kekuasaan sang ayah yang meninggal dunia dengan memimpin Kerajaan Gowa sebagai R…

Sudut Pandang Pada Teks Cerpen

Sudut pandang atau pusat pengisahan merupakan unsur cerita yang berkaitan dengan bagaimana peran seorang pengarang (narator) dalam menyampaikan ceritanya. Sudut pandang dalam teks narasi (teks cerpen termasuk teks narasi) terdiri atas sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.


Sudut Pandang Orang Pertama Sudut pandang orang pertama memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1 | Menggunakan kata ganti orang pertama. Contohnya aku, saya, atau kami.
2 | Pengarang tampil menyampaikan kisah yang dialami sendiri. Contohnya: "Selama berada di Jakarta, kami mendapat pengalaman yang sangat menyenangkan...."

Sudut pandang orang pertama dibagi menjadi dua jenis: orang pertama sebagai pelaku utama dan orang pertama sebagai pengamat

Orang Pertama sebagai Pelaku Utama
Pada jenis ini, pengarang terlibat langsung dalam menyampaikan kisahnya dan berperan langsung sebagai tokoh utama. Dengan kata lain, orang pertama mengisahkan dirinya sendiri.

Contoh teks :
Aku mulai mempersiapkan perkawinanku. B…

Gangguan, Kelainan, dan Penyakit Pada Sistem Pernapasan Manusia

Manusia bukanlah makhluk yang selalu sempurnya di setiap sisinya. Kadangkala manusia terserang gangguan, kelainan, dan penyakit pada tubuhnya akibat dari perilaku yang mereka lakukan sendiri atau bahkan karena gangguan dari makhluk lain dan lingkungannya. Ada banyak sekali gangguan, kelainan, dan penyakit yang bisa saja menyerang manusia. Berikut ini adalah gangguan, kelainan, dan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan pada manusia.


Tuberkulosis (TBC) | TBC adalah penyakit hasil infeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang penularannya terjadi melalui udara. Proses infeksinya yakni, bakteri masuk dan terkumpul di dalam paru-paru, kemudian menyebar melalui pembuluh darah, menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti paru-paru, otak, ginjal, tulang, saluran pencernaan, dan kelenjar getah bening, kemudian pada paru-paru terbentuk tuberkel (koloni bakteri yang dorman/istirahat), selanjutnya jika kekebalan tubuh kurang baik, tuberkel akan bertambah banyak dan membentuk ruangan …