Ketik sesuatu lalu tekan enter

author photo
By On
Allah Swt. berfirman: Laksanakanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelamnya malam dan (laksanakan pula shalat) Subuh. Sunguh, shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat). (QS. Al-Isra (17): 78)

Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa mendapati satu rakaat dari shalat Subuh, ia telah mendapati shalat Subuh.

Shalat Subuh adalah shalat Fajar. Shalat itu hanya memiliki dua nama, yaitu Subuh dan Fajar. Kami tidak menyukai nama lain selain dua nama itu.

Seseorang tidak dikatakan lepas melaksanakan shalat Subuh hingga matahari terbit dan ia belum melaksanakan satu rakaat pun. Adapun yang dinamakan satu rakaat itu adalah satu rakaat beserta sujudnya.

Barangsiapa belum menyempurnakan satu rakaat itu terbitnya matahari, ia lepas dari shalat Subuh berdasarkan hadis Rasulullah Saw. yang berbunyi, “Barangsiapa mendapati satu rakaat dari shalat Subuh sebelum terbitnya matahari, maka ia telah mendapati shalat Subuh.


Sumber

Dikutip tanpa pengubahan dari buku Dr. Asmaji Muchtar, Fatwa-Fatwa Imam Asy-Syafi'i - Masalah Ibadah,  Tahun 2014, Penerbit Amzah.

Hak cipta karya sepenuhnya ada pada penulis dan penerbit bersangkutan. Disini hanya sebatas mendokumentasikan dan mendiskusikan dengan harapan dapat menjadi input berharga bagi pihak-pihak terkait.

Klik untuk mengomentari