Ketik sesuatu lalu tekan enter

author photo
By On
Waktu shalat Ashar pada musim panas, yaitu apabila bayang-bayang sesuatu melewati bendanya. Pada saat itu, berakhirlah waktu Zuhur.

Apabila bayang-bayang sesuatu tidak tampak, diukur kekurangan bayangan itu, Apabila bayangan itu bertambah setelah terjadi kekurangan, itu adalah tanda tergelincirnya matahari (zawal) dan pada musim panas diukur apabila bayangan sesuatu berdiri tegak lurus. Apabila telah melewati batas kelurusannya, berarti telah masuk awal waktu Ashar.

Shalat Ashar hendaknya dikerjakan pada awal waktu dan kami tidak menyukai apabila ditangguhkan.

Apabila terdapat kabut tebal, atau seseorang tertahan di tempat yang gelap, atau buta dan tidak ada seorang pun yang bersamanya; maka orang itu hendaknya melalukan seperti apa yang telah kami gambarkan pada shalat Zuhur, tidak ada bedanya sedikit pun.

Baca : Waktu Shalat Zuhur

Barangsiapa menangguhkan shalat Ashar hingga bayangan sesuatu melewatinya sebanyak dua kali lipat seperti pada musim panas, telah luput baginya waktu pilihan dan orang itu tidak dikatakan telah luput waktu Ashar secara mutlak.

Keterangan dari Abu Hurairah Ra. menjelaskan bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa mendapat satu rakaat sebelum terbitnya matahari, ia telah mendapati Subuh. Barangsiapa mendapati satu rakaat Ashar sebelum terbenamnya matahari, ia telah mendapati shalat Ashar.” (Riwayat Al-Bukhari dari Abu Hurairah)

Barangsiapa tidak mendapatkan satu rakaat dari shalat Ashar sebelum terbenamnya matahari, ia telah lepas dari shalat Ashar dan rakaat itu adalah satu rakaat dengan dua sujud. Naufal bin Muawiyah Ad-Da’ili bertutur bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa lepas dari shalat Ashar, seakan-akan ia membinasakan keluarga dan hartanya.”


Sumber

Dikutip tanpa pengubahan dari buku Dr. Asmaji Muchtar, Fatwa-Fatwa Imam Asy-Syafi'i - Masalah Ibadah,  Tahun 2014, Penerbit Amzah.

Hak cipta karya sepenuhnya ada pada penulis dan penerbit bersangkutan. Disini hanya sebatas mendokumentasikan dan mendiskusikan dengan harapan dapat menjadi input berharga bagi pihak-pihak terkait.

Klik untuk mengomentari