Skip to main content

Posts

8 Keunggulan Kuliah di PKN STAN

Politekni Keuangan Negara STAN (PKN STAN) adalah sekolah tinggi kedinasan yang pada mulanya bernama Sekolah Tinggi Akunasi Negara (STAN). Dengan adanya perubahan status ini, PKN STAN akan semakin berkembang dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi ternama lainnya.

Baca : Profil Singkat PKN STAN (Dalam Proses)

Di samping itu, PKN STAN memiliki program ujian masuk yang terkenal dengan kesulitannya. Ujian saringan masuk PKN STAN atau yang lebih dikenal dengan USM PKN STAN ini pernah mencapai rekor MURI sebesar 163.000 peserta sehingga USM PKN STAN ini memiliki atmosfer persaingan yang dinilai sangat kental. Bagaimana tidak, dari peserta tes sebanyak itu, hanya kurang lebih 3.600 peserta yang lolos. Wau banget kan?


Pertanyaannya, apa yang menjadikan USM PKN STAN ini sesulit itu? Apa sih kelebihan kuliah di PKN STAN? Mungkin banyak sahabat yang penasaran akan hal itu. Untuk itu, pada postingan kali ini saya akan membahas setidaknya 8 keunggulan kuliah di PKN STAN yang membuat banyaknya s…
Recent posts

Kondisi Ekonomi Indonesia Pasca Pengakuan Kedaulatan oleh Belanda

Jelaskan kondisi ekonomi di Indonesia setelah terjadinya proses pengakuan kedaulatan oleh Belanda?

Sesudah pengakuan kedaulatan, Pemerintah Indonesia menanggung beban ekonomi dan keuangan yang cukup berat dampak dari disepakatinya ketentuanketentuan KMB, yaitu meningkatnya nilai utang Indonesia, baik utang luar negeri maupun utang dalam negeri. Struktur perekonomian yang diwarisi dari penguasa kolonial masih berat sebelah, nilai ekspor Indonesia pada saat itu masih sangat tergantung pada beberapa jenis hasil perkebunan yang nilainya jauh di bawah produksi pada era sebelum Perang Dunia II.


Permasalahan yang dihadapi pemerintah Indonesia pada saat itu mencakup permasalahan jangka pendek dan permasalahan jangka panjang. Permasalahan jangka pendek yang dihadapi pemerintah Indonesia saat itu adalah tingginya jumlah mata uang yang beredar dan meningkatnya biaya hidup. Permasalahan jangka panjang yang dihadapi pemerintah adalah pertambahan jumlah penduduk dengan tingkat hidup yang rendah. Be…

Program Ekonomi Gerakan Asaat

Apa yang dimaksud dengan Gerakan Asaat?

Gerakan Asaat adalah sebuah program ekonomi pemerintah Indonesia tahun 1950an yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pengusaha pribumi. Gerakan Asaat memberikan perlindungan khusus bagi warga negara Indonesia Asli dalam segala aktivitas usaha di bidang perekonomian dari persaingan dengan pengusaha asing pad aumumnya dan warga keturuan Cina pada khususnya.


Dukungan dari pemerintah terhadap gerakan ini terlihat dari pernyataan yang dikeluarkan pemerintah pada Oktober 1956 bahwa pemerintah akan memberikan lisensi khusus pada pengusaha pribumi. Ternyata kebijakan pemerintah ini memunculkan reaksi negatif yaitu muncul golongan yang membenci kalangan Cina. Bahkan reaksi ini sampai menimbulkan permusuhan dan pengrusakan terhadap toko-toko dan harta benda milik masyarakat Cina serta munculnya perkelahian antara masyarakat Cina dan masyarakat pribumi.

Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : www.kaskus.co.id

Persamaan dan Perbedaan Program Ekonomi Gerakan Banteng dengan Program Ali-Baba

Sekilas, program ekonomi Gerakan Banteng adalah kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan Sumitro Joyohadikusumo, yakni upaya pemerintah mengembangkan sistem ekonomi nasional dengan menumbuhkan peran para pengusaha pribumi. Para pelaksanaan program ini, pemerintah memberikan bantuak kredit sebagai modal agar para pengusaha pribumi dapat berkembang.

Sedangkan program Ali-Baba adalah kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Menteri Perekonomian Ishak Tjokrohadisurjo, yakni upaya memajukan perekonomian nasional melalui kerjasama antara pengusaha pribumi dan pengusaha non-pribumi dengan harapan pengusaha pribumi dapat belajar banyak dari pengusaha non-pribumi.


Persamaan
Kedua program tersebut mengedepankan pentingnya persan pengusaha pribumi sebagai landasan menguatnya perekonomian nasional.Kedua program tersebut memiliki tujuan sebagai jalan pengubah sistem ekonomi kolonial menjadi sistem ekonomi nasional.Dalam pelaksanaan kedua program tersebut, pemerintah menjadi dalang…

Alasan Penerapan Kebijakan Pemotongan Uang oleh Syafruddin Prawiranegara

Jelaskan mengapa menteri keuangan Syafruddin Prawiranegara (masa demokrasi parlementer) mengambil kebijakan pemotongan uang!

Pemotongan uang oleh Syafruddin Prawiranegara disebabkan oleh keinginan pemerintah mengupayakan perbaikan jangka pendek untuk menguatkan perekonomian nasional Indonesia, yakni untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat, serta mengatasi defisit anggaran yang melanda Indonesia.



Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : twicsy.com, ekonomi.metrotvnews.com

Makna Pemilu 1955 Bagi Tegaknya Demokrasi Pertama di Indonesia

Jelaskan makna pemilu 1955 bagi tegaknya demokrasi pertama di Indonesia!

Pemilu 1955 bermakna besar bagi tegaknya demokrasi Indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan pemilu ini menandakan telah berjalannya demokrasi di kalangan rakyat. Karena rakyat telah menggunakan hak pilihnya untuk memilih wakil-wakil mereka secara langsung.


Sumber
BSE Kemendikbud Sejarah Indonesia Kelas XII SMA.

Sumber gambar : saga-sigi.blogspot.com

Alasan Kesulitannya Dewan Konstituante (Masa Demokrasi Parlementer) Membahas Dasar Negara Indonesia

Jelaskan mengapa pembahasan mengenai Dasar Negara di Dewan Konstituante (Masa Demokrasi Parlementer) mengalami kesulitan?

Pembahasan mengenai dasar negara mengalami banyak kesulitan. Hal ini lebih disebabkan oleh adanya konflik dan pertentangan ideologis antara partai-partai besar yang memegang kendali Dewan Konstituante. Dalam pembahasannya, terdapat 3 usulan Dasar Negara Indonesia, yakni Pancasila, Islam, dan Sosial Ekonomi. Namun, ketiganya mengerucut menyisakan Pancasila dan Islam sebagai usulan dasar negara yang mendapat dukungan banyak dari anggota Dewan Konstituante. Anggota dewan yang beraliran nasionalis mendukung Pancasila, dan anggota yang beraliran agamis mendukung dasar negara Islam diterapkan.


Namun, dalam perkembangannya, tidak terjadi kesepakatan di antara kedua kelompok ini. Meski pada mulanya kelompok pendukung dasar negara Islam telah mengusulkan untuk dimasukkannya nilai-nilai Islam pada butir Pancasila, yaitu dengan memasukkan poin pertama Piagam Jakarta sebagai s…